Rabu, 20 Mei 2015

Pengertian dan Metode Mengajar

Metode secara harfiah berarti cara. Dalam pemakaian yang umum, metode diartikan sebagai cara melakukan suatu kegiatan atau cara melakukan pekerjaan dengan menggunakan fakta dan konsep-konsep secara sistematis. Selanjutnya yang dimaksud dengan metode mengajar adalah cara yang berisi prosedur baku untuk melaksanakan kegiatan pendidikan, khususnya kegiatan penyajian materi pelajaran kepada siswa (Syah, 2002 : 201).
Pembahasan yang memadai mengenai metode mengajar dipandang penting bukan saja bagi calon guru, melainkan bagi para guru yang telah berpengalaman mengajar. Para guru, baik yang bertugas pada institusi pendidikan jenjang pendidikan dasar maupun jenjang pendidikan menengah, dengan sendirinya pernah menggunakan sejumlah metode mengajar, seperti metode ceramah, metode tanya-jawab, dan sebagainya.
Penggunaan metode mengajar bertujuan untuk mengantisipasi kemungkinan gagalnya proses pengajaran. Jika memang terjadi, sudah sepantasnya guru mengkaji ulang secara cermat metode-metode mengajar dan strateginya yang relevan dengan pokok-pokok bahasan yang terdapat dalam setiap pokok bahasan bidang studi. Pengkajian ulang metode-metode tersebut akan lebih bermakna apabila guru dapat segera mempraktikkan penggunaannya dalam proses belajar mengajar sehari-hari. Kegiatan pengkajian ulang ini semestinya mendapat perhatian khusus dari para guru agar tujuan pengajaran yang khusus maupun yang umum (TIK dan TIU) dapat tercapai dengan baik.
Para prinsipnya, tidak satu pun metode yang dapat dipandang sempurna dan cocok dengan semua pokok pembahasan yang ada dalam setiap bidang studi. Karena setiap metode mengajar pasti memiliki keunggulan-keunggulan dan kelemahan-kelemahan yang khas. Namun, kenyataan ini tidak bisa dijadikan argument mengapa seorang guru gagal dalam menjalankan tugasnya sebagai pengajar. Sebaliknya, guru yang professional dan kreatif justru hanya akan memilih metode mengajar yang lebih tepat setelah menetapkan topik pembahasan materi dan tujuan pelajaran serta jenis kegiatan belajar siswa yang dibutuhkan. Kegiatan ini dibanding-bandingkan dengan ciri khas atau karakteristik metode-metode mengajar yang akan dipilih.
Untuk menggambarkan karakteristik metode-metode mengajar, berikut ini disajikan perbandingan ciri khas metode mengajar :
  1. Metode ceramah bersifat informatif, faktual bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan. Keunggulannya lebih banyak materi yang disajikan sedangkan kelemahannya siswa lebih pasif.
  2. Metode demonstrasi. Materi lebih bersifat prinsipal, faktual dan keterampilan. Tujuan untuk memberikan pemahaman aplikasi. Keunggulannya siswa berpengalaman dan berkesan mendalam, sedangkan kelemahannya lebih banyak alat dan biaya.
  3. Metode diskusi. Materi bersifat prinsipal, konseptual dan keterampilan. Metode ini bertujuan untuk memberikan pemahaman, analisis, sistesis, evaluasi dan aplikasi. Keunggulan dari metode lainnya, metode diskusi memberikan kesempatan siswa lebih aktif, berani dan kritis. Sedangkan kelemahannya memboroskan waktu, didominasi siswa yang pintar.

Facebook Twitter Google+

Boleh bebas asal jangan terlalu

Back To Top