Jumat, 29 Mei 2015

Definisi atau Pengertian Peningkatan Kualifikasi Guru RA

Peningkatan kualifikasi merupakan upaya untuk meningkatkan kompetensi atau kemampuan pada seseorang, dalam dunia pendidikan peningkatan keahlian sangat diperlukan supaya kita dapat mengimbangi era globalisasi dari satu masa menuju masa berikutnya, tentunya kualifikasi guru yang dimaksud dalam skripsi ini. Kata kualifikasi artinya 1. pendidikan khusus untuk memperoleh keahlian, 2. keahlian yang diperlukan untuk melakukan sesuatu, 3. tingkatan, 4. pembatasan (Kamus Besar Bahasa Indonesia , 2002 : 603).
Kualifikasi guru RA harus benar-benar menjadi fokus perhatian, karena ketika ada suatu keinginan yang maksimal atau out put yang handal berarti dibutuhkan guru yang professional, guru yang berkualifikasi baik. Pernah ada sebuah penelitian tentang kualifikasi guru di sebuah lembaga pendididkan, out pun anak tidak ada perubahan yang signifikan, stagnan malah anak didiknya makin berkurang. Ini disebabkan salah satunya yaitu kualifikasi gurunya itu sendiri.
 
Ada beberapa hal yang sangat penting yang harus dikuasai oleh seorang guru berkait dengan pelaksanaan kegiatan pendidikan di RA antara lain perencanaan, proses pembelajaran dan evaluasi atau penilaian.
a. Perencanaan
1). Arah Perencanaan
Perencanaan kegiatan pendidikan diarahkan pada upaya pencapaian hasil belajar.
2). Pengaturan
Teknik penyusunan perencanaan lebih lanjut diatur dalam pedoman penyusunan rencana kegiatan.
 
b. Proses Pembelajaran
1). Merancang Suasana Pembelajaran
  • Ruangan dan halaman perlu diatur guna menumbuhkan atau membangkitkan minat berekplorasianak dengan cara meletakan media pembelajaran secara menarik. Pengaturan ruangan dan halamandapat disesuaikan dengan tema mingguan.
  • Metode pembelajaran yang dipilih hendaknya merangsang anak untuk berekplorasi (penjajakan), menemukan dan memanfaatkan benda-benda di sekitarnya.
2). Menjalankan/Melaksanakan Pembelajaran
  • Proses pembelajaran tidak perlu diatur dalam tata urutan yang ketat. Anak hendaknya diberi kesempatan untuk memilih acara kegiatan pembelajaran.
  • Dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran sebaiknya dimulai dengan kegiatan yang dapat merangsangminat anak.
  • Kegiatan yang dijalankan anak dalan satu hari hendaknya bervariasi antara kegiatan yang bersifat ramai dan kegiatan yang melatih konsentrasi anak.
3). Pengaturan
Pengaturan proses pembelajaran lebih lanjut diatur dalam pedoman pengelolaan proses pembelajaran.
4). Perencanaan Kegiatan
  • Perencanaan Tahunan dan Catur Wulan/Semester
  • Perencanaan Mingguan
  • Perencanaan Kegiatan Harian
5). Pengelolaan Kelas
  • Hari-hari pertama masuk RA
  • Metode belajar mengajar
  • Pengorganisasian anak
- Kegiatan klasikal
- Kegiatan kelompok
- Kegiatan individual
- Pengorganisasian ruangan/kelas
 
c. Evaluasi atau Penilaian
Berbagai pendekatan dapat digunakan untuk memperoleh gambaran perkembangan kemampuan dan prilaku anak. Beberapa cara yang dapat dilakukan adalah :
  1. Pengamatan, yaitu suatu cara untuk mengetahui perkembangan dan sikap anak yang dilakukan dengan mengamati tingkah laku anak dalam kehidupannya sehari-hari.
  2. Pencatatan anekdot, yaitu merupakan sekumpulan catatan tentang sikap dan perilaku anak dalam situasi-situasi tertentu. Hal-hal yang dicatat meliputi seluruh aktivitas anak yang bersifat positif dan negative.
  3. Portofolio, yaitu penilaian berdasarkan kumpulan hasil kerja anak yang dapat menggambarkan sejauhmana keterampilan anak berkembang.
  4. Pemberian tugas.
  5. Performance, yaitu penampilan kemampuan karya anak.
Langkah-langkah tersebut di atas merupakan salah satu yang akan menunjang keberhasilan dalam menjalankan aktivitas belajar mengajar di Raudhatul Athfal. Ada Indikator lain yang mengarah kepada kualifikasi guru antara lain, indikator ini merupakan indikator yang fundamental.
Idikator kualifikasi guru ini akan memberikan keterangan dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar dalam hal ini keterangan atau petunjuk bagi anak didik. Dengan demikian indikator kompetensi guru ini wajib dimiliki oleh para guru baik di dalam pendidikan dasar, menengah maupun pendidikan tinggi.
Adapun kompetensi guru Taman Kanak-kanak yang harus dikuasai, antara lain :
a. Menguasai bahan
b. Mengelola program belajar mengajar
c. Mengelola kelas
d. Menggunakan media atau sumber belajar
e. Menguasai landasan kependidikan
f. Mengelola interaksi belajar mengajar
g. Menilai prestasi belajar
h. Mengenal dan menyelenggarakan administrasi sekolah
i. Mengenal fungsi dan layanan bimbingan penyuluhan
Facebook Twitter Google+

Boleh bebas asal jangan terlalu

Back To Top