Rabu, 01 April 2015

Pengertian Populasi, Termasuk Menurut Para Ahli

Pengertian Populasi, apabila kita sebutkan kata populasi, maka pengertian orang kebanyakan akan menghubungkannya populasi dengan  masalah-masalah kependudukan. Hal tersebut memang ada benarnya juga, seperti itulah makna kata populasi yang sesungguhnya, karena kata Populasi ini berasal dari kata Population (Bahasa Inggris), yang berarti jumlah penduduk. Kemudian pada perkembangannya, kata populasi menjadi amat populer, dan digunakan dalam berbagai disiplin ilmu.

Dalam suatu metode penelitian, kata populasi ini menjadi amat populer dan dipergunakan untuk menyebutkan serumpun atau sekelompok objek yang menjadi sasaran penelitian. Oleh karenanya populasi penelitian merupakan suatu keseluruhan (universum) dari sebuah objek penelitian yang dapat berupa manusia, hewan, tumbuhan, udara, gejala, nilai, peristiwa, sikap hidup, dan sebagainya, sehingga objek-objek tersebut dapat menjadi sasaran sumber data penelitian. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa keseluruhan unit yang memiliki ciri-ciri yang sama menurut kriteria penelitian yang sedang berlangsung, disebut populasi (population atau universe).
Sebagai Contoh: Sebuah penelitian yang bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan pelajar-pelajar SLTA se Kota Bandung terhadap pelayanan jasa Pos dan Giro, maka keseluruhan pelajar yang ada di SLTA di Kota Bandung merupakan populasi. Dikarenakan untuk mewawancarai semua pelajar yang ada tentang rasa puasnya terhadap pelayanan jasa Pos dan Giro tentunya sukar dilakukan karena memerlukan waktu yang lama dan biaya yang besar.
karena itu peneltian akan dilakukan terhadap sebagian atau beberapa pelajar saja sebagai perwakilan yang dipilih menurut suatu cara sampling tertentu. Kumpulan pelajar-pelajar (unit-unit sampling) yang terpilih oleh sampling tersebut dinamakan sampel (sample).

Hadari Nawawi (1983) , telah mengelompokkan populasi berdasarkan dari penentuan sumber data, yaitu:
  1. Populasi terbatas, yaitu populasi yang memiliki sumber data yang jelas batas-batasnya secara kuantitatif. Misalnya jumlah murid SLTA di Kota Jakarta pada tahun 2002 sebanyak 100.000 siswa, terdiri dari 48.000 murid laki-laki dan 52.000 murid perempuan.
  2. Populasi tak terhingga, yaitu populasi yang memiliki sumber data yang tidak jelas dan tidak dapat ditentukan batas-batasnya secara kuantitatif. Oleh karenanya, luas populasi bersifat tak terhingga dan hanya dapat dijelaskan secara kualitatif. Misalnya, jumlah gelandangan di Indonesia. Ini berarti harus dihitung jumlah gelandangan di Indonesia dari tahun ke tahun, dan tiap kota hingga pelosok. Tidak saja perhitungan terhadap jumlah gelandangan yang ada sekarang, tetapi juga dilakukan penafsiran jumlah gelandangan di waktu mendatang.

Populasi dilihat berdasarkan kompleksitas objek populasi, maka populasi dapat dibedakan, menjadi populasi homogen dan populasi heterogen.
  1. Populasi homogen, yaitu keseluruhan dari individu yang menjadi anggota pupolasi dan memiliki sifat-sifat yang relatif sama antara satu sama lainnya. Sifat populasi yang seperti ini banyak dijumpai pada medan eksakta, contohnya pada air. Air memiliki sifat yang homogen, sehingga keseluruhan yang besar tak terhingga di air, sama dengan bagian kecil dari keseluruhan tersebut. Seorang ibu membuat secangkir kopi. Untuk mengetahui kadar gula yang terkandung di dalam kopi tersebut, cukup hanya mencoba setitik air kopi yang diambil dari cangkir tersebut. Ciri yang menonjol dari populasi homogen, yaitu tidak adanya perbedaan hasil tes dari jumlah tes populasi yang berbeda. Maksudnya adalah, gejala yang timbul pada satu kali percobaan atau tes merupakan gejala yang timbul pada seratus kali atau lebih kali tes terhadap populasi yang sama.
  2. Populasi heterogen, yaitu keseluruhan dari individu pada anggota populasi relatif memiliki sifat-sifat individual, di mana sifat-sifat tersebut membedakan individu anggota populasi yang satu dengan individu anggota populasi lainnya. Dengan kata lain, bahwa individu anggota populasi memiliki sifat yang bervariasi, sehingga memerlukan penjelasan terhadap sifat-sifat tersebut, baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Pada penelitian sosial yang berobjekkan manusia atau gejala-gejala dalam kehidupan manusia yang bersifat amat unik dan kompleks kecenderungannya memiliki kategori populasi heterogen.
Populasi juga bisa dibedakan atas populasi sampling dan populasi sasaran. Hasil akhir dari suatu penelitian adalah berupa kesimpulan-kesimpulan. Pertanyaanya, untuk populasi yang manakah kesimpulan itu berlaku. Populasi yang menjadi ruang lingkup generalisasi kesimpulan suatu penelitian disebut populasi sasaran (target population), dan populasi sasaran ini harus ditentukan secara jelas sebelum penelitian dilaksanakan. Jadi, Populasi sasaran adalah populasi yang nantinya menjadi ruang lingkup generalisasi hasil penelitian.
Sebagai contoh: Tingkat ekonomi akan mempengaruhi gejala korupsi di lingkungan pegawai negeri di Indonesia, maka yang menjadi populasi sasaran adalah pegawai negeri di Indonesia tersebut.


Beberapa pengertian populasi menurut para ahli :
  • Menurut, Arikunto - Populasi adalah keseluruhan objek penelitian. Apabila seseorang ingin meneliti semua elemen yang ada dalam wilayah penelitian, maka penelitiannya merupakan penelitian populasi.
  • Menurut, Ismiyanto - populasi adalah keseluruhan subjek atau totalitas subjek penelitian yang dapat berupa; orang, benda, / suatu hal yang di dalamnya dapat diperoleh dan atau dapat memberikan informasi (data) penelitian.
  • Dan menurut, Sugiyono - Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas, obyek/subjek yang mempunyai kuantitas & karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya.
Pengertian Populasi juga terkait dengan Pengertian Sampel, silahkan lihat penjelasan sampel pada artikel berikutnya. klik disini

Pustaka:

Facebook Twitter Google+

Boleh bebas asal jangan terlalu

Back To Top