Kamis, 23 April 2015

Pengertian Disiplin Belajar (Konsep Pendidikan)

Disiplin menurut Poerwadarminta dapat berarti, (1) latihan batin dan watak dengan maksud segala perbuatan selalu menaati tata tertib (di sekolah atau kemiliteran, dll), (2) ketaatan pada tata tertib. Kedua makna ini mengisyaratkan bahwa kata disiplin mengandung banyak arti dan dapat diterapkan kepada berbagai segi kehidupan manusia.  Dalam Good’s Dictionary Of education yang dikutip oteng Sutisna menjelaskan pengertian disiplin sebagai berikut:
  1. Proses atau hasil pengarahan atau pengendalian keinginan, dorongan atau kepentingan demi suatu cita-cita untuk mencapai tindakan yang lebih efektif dan dapat diandalkan.
  2. Pencarian cara-cara bertindak yang terpilih dengan gigih, aktif dan diarahkan sendiri, sekalipun menghadapi rintangan dan gangguan.
  3. Mengendalikan perilaku murid dengan langsung atau otoriter melalui hukuman dan atau hadiah.
  4. secara negatif, pengekangan terhadap setiap dorongan dengan cara-cara yang tidak enak dan menyakitkan.
  5. suatu cabang ilmu pengetahuan.
Dari pengertian-pengertian tersebut di atas nampak dua pengertian pokok tentang disiplin, yaitu:
  1. Proses atau hasil pengembangan karakter, pengendalian diri, keadaan teratur atau efisiensi atau disebut juga disiplin positif.
  2. Disiplin negatif yang meliputi penggunaan hukuman atau ancaman supaya orang mematuhi perintah atau peraturan, norma dan ketentuan yang berlaku.
Dari pengertian tersebut di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa disiplin merupakan ketaatan dan kesadaran kepada tata tertib, norma dan peraturan.

Pustaka.A. Tafsir, Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam, (Bandung: Rosdakarya, 1994),
WJS Poerwadarminta, Kamus Besar Bahasa Indonesia, (Jakarta  : Balai Pustaka: 1984),  h. 254.  
Otteng Sutisna, Administrasi Pendidikan Dasar Teoritis untuk Praktek Profesional. (Bandung : Angkasa, 1983), 
Facebook Twitter Google+

Boleh bebas asal jangan terlalu

Back To Top