Rabu, 15 Juli 2015

Tingkat Jenis Penyakit ISPA Non Pneumonia

Makin cepat Virus dan bakteri seringkali menginfeksi saluran pernafasan bagian atas anak, tapi biasanya memberi gejala yang biasanya tidak serius hanya diindikasi dengan batuk. Infeksi saluran pernafasan bagian bawah jarang terjadi tetapi mempunyai dampak berbahaya kepada kematian. Virus menginfeksi mukosa hidung, trakea, dan bronkus. Infeksi pertama adalah timbulnya akan menyebabkan mukosa membengkak dan berlendir. Pembengkakan dan lendir akan menghambat aliran udara dalam saluran nafas. Batuk adalah merupakan tanda paru-paru sedang berusaha mendorong lendir keluar dan membersihkan saluran pernafasan.
1 Pilek
Pilek merupakan penyakit yang umum pada anak – anak, beberapa mungkin terserangpenyakit ini 5 atau 6 kali setahun. Tanda–tanda yang muncul dengan keluarnya cairan dari hidung, sakit tenggorokan, demam, dan sakit kepala. Penyakit ini akan sembuh 2 sampai 7 hari tergantung berat ringannya infeksi.
2. Influenza
Influensa adalah salah satu dari penyakit ISPA di sebabkan oleh virus. Penyakit ini sering kali terjadi secara epidemi. Demam, malaise, mual, muntah, sakit kepala sakit tenggorokan, nyeri otot dan ingus encer merupakan tanda – tanda terjadinya influenza. Influenza dapat berlangsung 4 – 10 hari. Bahkan ada kemungkinan akan menyebabkan terjadinya pneumonia.
3 Tonsilisitis
Tonsilisitis merupakan infeksi tonsil yang di sebabkan oleh berbagai jenis bahteri dan virus. Seringkali streptokokus menyebabkan tonsilisitis.. Tonsilisitis juga merupakan penyakit ISPA yang dapat menyebabkan demam, sakit tenggorokan, tonsil membengkak bahkan bernanah.
4. Adenitis Sefvikal
adenitis Servikal merupakan pembengkakan dan peradangan kelenjer leher, seringkali terjadi bersamaan dengan tonsilisitis atau otitis media. Demam panas, pembekakan kelenjer dan merasa sakit merupakan gejalanya.
Facebook Twitter Google+

Boleh bebas asal jangan terlalu

Back To Top