Jumat, 03 Juli 2015

Keterkaitan Brosur Sebagai Media Humas

Dalam setiap melaksanakan program-programnya seorang praktisi Public Relations harus dapat mengetahui media apa yang akan digunakan dalam menunjang kegiatan yang akan dilakukan oleh seorang praktisi Public Relations, sehingga secara rutin, teratur, kontinu, dan bahkan dalam keadaan darurat sekalipun dapat dilaksanakan bagi kepentingan perusahaan dengan publik-publiknya.
Sedangkan media itu sendiri merupakan alat perantara dalam saluran komunikasi, dalam kegiatan Public Relations media berfungsi sebagai alat perantara untuk menunjang kegiatan komunikasi dalam rangka menciptakan dan memelihara hubungan baik yang harmonis dengan publik-publiknya.
Menurut Cutlip, Center and Broom dalam bukunya Effective Public Relations (1994 : 263 -273) mengklasifikasikan media dalam tiga kategori, dimana ketiga macam media itu dapat digunakan untuk publik internal dan publik eksternal, yakni :
1. The Printed word (Media Tertulis/Tercetak) :
Majalah perusahaan, Surat kabar perusahaan, Pamplets, Leaflets, Brochures, Booklets, Buku pedoman kerja karyawan, Press Release, Letters, Bulletin Boards, Poster, Billboards, NaskahPidato, Dll.
2. The Spoken Words (Media Lisan) :
Meeting, Closed Circuit Television, Telaconferecing, Telephone, Konferensi Pers, Siaran Radio, Press Interview, Tape Recorder, Press Tour, Dll.
3. The Image (Media Audio Visual) :
Televisi, Film, Slides Film, Open House, Stage Event, Art Program, Pameran, Demonstrasi.
Masing-masing media diatas memiliki kelebihan dan kekurangan dalam proses penyampaian pesan, oleh karena itu dengan melakukan pemilihan media yang tepat dalam menjalankan semua kegiatan-kegiatannya diharapkan pesan yang disampaikan oleh komunikator yang dalam hal ini adalah praktisi Public Relations dapat diterima, dimengerti, serta dipahami oleh komunikan yang pada khususnya adalah publik-publik perusahaan tersebut.
Jika dikaitkan dengan penelitian ini maka Brosur dapat juga dikatakan sebagai media informasi dalam eksternal perusahaan.
Yang hal ini dapat dilihat dari definisi menurut Prof.Drs.Onong.U.Effendy, Kamus Komunikasi (1989 : 177-178), mengatakan bahwa Informasi adalah :
  1. Suatu pesan yang disampaikan kepada seseorang atau sejumlah orang yang baginya merupakan hal yang baru diketahui .
  2. Data yang telah di olah untuk disampaikan kepada yang memerlukan atau untuk mengambil keputusan mengenai sesuatu hal.
  3. Kegiatan menyebarluaskan pesan disertai penjelasan baik secara langsung maupun media komunikasi kepada khalayak yang baginya merupakan peristiwa baru.
Jadi informasi merupakan pesan yang disampaikan secara langsung maupun tidak langsung kepada orang lain dengan tujuan tertentu. Dengan kata lain dengan adanya informasi maka akan memudahkan khalayak untuk merubah sikap, namun di samping itu informasi yang disajikan haruslah berorientasi dengan kebutuhan publik agar pesan atau informasi ynag disampaikan dapat dimengerti dan dipahami oleh publik-publik yang menerimanya.
Apabila dikaitkan dengan penelitian ini maka penulis mencoba mengkaji lebih dalam tentang pemanfaatan brosur sebagai media informasi eksternal yang diterbitkan oleh humas dalam rangka untuk meningkatkan pelayanan kepada para pelanggan Carrefour pada khususnya.
Facebook Twitter Google+

Boleh bebas asal jangan terlalu

Back To Top