Senin, 22 Juni 2015

Sumber Pendapatan Asli Nagari

Pendapatan asli nagari merupakan suatu hal yang sangat berpengaruh terhadap jalannya roda pemerintahan nagari. Sebab dengan pendapatan yang baik tentunya roda pemerintahan dan pembangunan dapat berjalan dengan lancar. Pendapatan asli nagari merupakan suatu bentuk penerimaan dari suatu badan atau lembaga pemerintahan nagari.
 
Poerwadaminta (1989:142) mengatakan bahwa “pendapatan adalah penghasilan atau hasil usaha”. Lebih lanjut Kamaludin (1983:46) menyebutkan bahwa pendapatan adalah “keseluruhan penerimaan berupa uang dari pihak lain, dengan jalan dinilai dengan uang yang berlaku pada saat itu”.
Bila pendapat tersebut dikaitkan dengan pemeritah nagari maka yang dimaksud dengan pendapatan asli nagari adalah semua penghasilan atau penerimaan nagari baik berupa uang atau barang sebagai hasil usaha yang dilakukan pemerintah nagari.
 
Pendapatan asli nagari diantaranya bersumber dari pemanfaatan tanah ulayat. Tanah ulayat merupakan salah satu sumber pemasukan bagi nagari sebagai pendapatan asli nagari, baik berupa bagi hasil maupun pajak dari pemamfaatan tanah ulayat. Seperti halnya di Nagari Bayur dengan adanya tanah ulayat nagari yang digarap oleh masyarakat secara perorangan, maka akan menambah pemasukan terhadap kas nagari. Sistem yang digunakan dalam penggarapan tanah ulayat di Nagari Bayur adalah sistem bagi hasil yaitu pertigaan. Tanah ulayat yang ada sampai saat sekarang ini di Nagari Bayur adalah berupa sawah nagari yang di dalam Perda Agam tercakup dalam tanah kas nagari.
Facebook Twitter Google+

Boleh bebas asal jangan terlalu

Back To Top