Selasa, 23 Juni 2015

Permasalahan dalam Penilaian Kinerja

Dalam melakukan penilaian kinerja guru biasanya ada beberapa kendala  atau hambatan. Sejalan dengan hal tersebut ada beberapa pendapat para ahli  Handoko, mengemukakan bahwa penilaian sering tidak berhasil untuk tidak melibatkan emosionalnya dalam menilai kinerja guru. Hal tersebut menyebabkan evaluasi menjadi bias. Berbagai bias penilaian yang paling umum terjadi adalah: (1) halo effect, (2) kesalahan kecenderungan terpusat, (3) bisa   terlalu lunak atau terlalu keras, (4) prasangka pribadi, (5) pengaruh kesan terakhir.  Kemudian kendala utama dalam melakukan penilaian kinerja adalah: (1) tidak  serius, (2) pengaruh kesan terakhir, (3) kolusi dan nepotisme.
 
Berdasarkan beberapa pendapat tersebut, maka kendala dan hambatan yang biasanya muncul dalam penilaian kinerja adalah: (1) standar yang tidak jelas, (2) pengaruh masalah itu sendiri (hallo effect), (3) terlalu longgar (leniency) atau terlalu ketat (strictness). (4) kecenderungan central atau terpusat, (5) prasangka pribadi, (6) pengaruh kesan terakhir (recency effect). Berbagai distorsi tersebut menurut beberapa ahli tersebut dapat dikurangi melalui pemberian latihan bagi para penilai, umpan balik, dan pemilihan tehnik-tehnik penilaian kinerja secara tepat. 
Facebook Twitter Google+

Boleh bebas asal jangan terlalu

Back To Top