Sabtu, 20 Juni 2015

Masa Peka Berhitung Pada Anak

Perkembangan dipengaruhi oleh faktor kematangan dan belajar. Apabila anak sudah menunjukkan masa peka (kematangan) untuk berhitung, maka orang tua dan guru Anak Usia Dini harus tanggap, untuk segera memberikan layanan dan bimbingan sehinggga kebutuhan anak akan segera terpenuhi dan tersalurkan sebaik-baiknya menuju perkembangan kemampuan berhitung yang optimal.
 
Anak usia Dini adalah masa yang strategis untuk mengenalkan berhitung jalur matematika, karena Anak usia Dini sangat peka terhadap rangkasangan yang diterima dari lingkungan. Rasa ingin tahunya yang tinggi akan tersalurkan jika mendapat stimulasi/rangsangan/motivasi yang sesuai dengan tugas perkembangannya. Apabila kegiatan berhitung diberikan melalui berbagai macam permainan tentunya akan lebih efektif karena bermain merupakan wahana belajar dan bekerja bagi anak.
Diyakini bahwa anak akan lebih berhasil mempelajari sesuatu apabila yang ia pelajari sesuai dengan minat dan kemampuannya.
 
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh orborn (1981) perkembangan intlektual pada anak berkembang sangat pesat pada kurun usia nol sampai dengan para-sekolah (4-6 tahun). Oleh sebab itu, usia para sekolah sering kalii disebut sebagai masa peka belajar. Pernyataan didukung oleh Benyamin S. Bloom yang menyatakan bahwa 50% dari potensi intlektual anak sudah terbentuk usia 4 tahun kemudian mencapai 80% pada usia 8 tahun.
Facebook Twitter Google+

Boleh bebas asal jangan terlalu

Back To Top