Minggu, 28 Juni 2015

Definsi atau Pengertian Dana Alokasi Umum

Dana Alokasi Umum (DAU) merupakan block grant yang diberikan kepada semua kabupaten dan kota untuk tujuan mengisi kesenjangan antara kapasitas dan kebutuhan fiskalnya, dan didistribusikan dengan formula berdasarkan prinsip-prinsip tertentu yang secara umum mengindikasikan bahwa daerah miskin dan terbelakang harus menerima lebih banyak daripada daerah kaya. Dengan kata lain, tujuan penting alokasi DAU adalah dalam kerangka pemerataan kemampuan penyediaan pelayanan publik antar pemda di indonesia. UU No. 25 tahun 1999 pasal 7 menggariskan bahwa pemerintah pusat berkewajiban menyalurkan paling sedikit 25% (26% pada UU No.33 tahun 2004) dari penerimaan dalam negerinya dalam bentuk DAU.
Secara definisi, dana alokasi umum dapat diartikan sebagai berikut (sidik, 2003) :
  1. Salah satu komponen dari dana perimbangan pada APBN, yang pengalokasiannya didasarkan atas konsep kesenjangan fiskal atau celah fiskal (fiscal gap), yaitu selisih antara kebutuhan fiskal dengan kapasitas fiskal.
  2. Instrumen untuk mengatasi horizontal imbalance, yang dialokasikan dengan tujuan pemerataan kemampuan keuangan antar daerah dimana penggunaannya ditetapkan sepenuhnya oleh daerah.
  3. Equalization grant, yaitu berfungsi untuk menetralisasi ketimpangan kemampuan keuangan dengan adanya PAD, bagi hasil pajak dan bagi hasil SDA yang diperoleh daerah.
Sesuai dengan penyerahan kewenangan dari pusat ke daerah, maka propinsi dan kabupaten serta kota masing-masing memperoleh DAU yang jumlahnya berbeda-beda sesuai dengan kapasitas fiskal atau nilai bobot tiap-tiap daerah. Dalam penjelasan UU No. 25 /1999 ditegaskan bahwa formula DAU bagi propinsi, kabupaten, atau kota ditetapkan sebagai berikut :


Bobot daerah ditentukan berdasarkan hasil kajian empiris dengan memperhitungkan variabel-variabel yang relevan. Kebutuhan suatu daerah otonom dapat dicerminkan dari variabel-variabel, yakni jumlah penduduk, tingkat pendapatan penduduk dengan memperhatikan persentase penduduk miskin, luas wilayah, dan keadaan geografi. Dengan kata lain,bobot daerah adalah kebutuhan DAU suatu daerah dengan total kebutuhan DAU seluruh daerah.


Ada perbedaan dalam perhitungan DAU dari tahun ke tahun. Secara ringkas, persamaan dan perbedaan antara formula DAU tahun 2001, 2002, dan 2003 dapat dilihat  

Facebook Twitter Google+

Boleh bebas asal jangan terlalu

Back To Top