Jumat, 01 Mei 2015

Definisi dan Pengertian Manajemen Pendidikan

Secara etimologis, kata manajemen berasal dari bahasa latin, yaitu manus yang berarti tangan dan agree yang berarti melakukan. Dari kata-kata tersebut, maka digabung menjadi kata kerja manage yang artinya menangani. Manage diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dalam bentuk kata kerja to manage, dengan kata benda management, dan manager di isyaratkan untuk orang yang melakukan kegiatan manajemen atau mengelola.

Dalam konteks pendidikan, memang masih ditemukan kontroversi dan inkonsistensi dalam penggunaan istilah manajemen. Di satu pihak ada yang tetap cenderung menggunakan istilah manajemen, sehingga dikenal dengan istilah manajemen pendidikan. Di lain pihak, tidak sedikit pula yang menggunakan istilah administrasi sehingga dikenal istilah adminitrasi pendidikan. Dalam studi ini, penulis cenderung untuk mengidentikkan keduanya, sehingga kedua istilah ini dapat digunakan dengan makna yang sama.

Selanjutnya, di bawah ini akan disampaikan beberapa pengertian umum tentang manajemen yang disampaikan oleh beberapa ahli. Dari Kathryn . M. Bartol dan David C. Martin yang dikutip oleh A.M. Kadarman SJ dan Jusuf Udaya (1995) memberikan rumusan bahwa : “Manajemen adalah proses untuk mencapai tujuan – tujuan organisasi dengan melakukan kegiatan dari empat fungsi utama yaitu merencanakan (planning), mengorganisasi (organizing), memimpin (leading), dan mengendalikan (controlling). Dengan demikian, manajemen adalah sebuah kegiatan yang berkesinambungan”. Sedangkan dari Stoner sebagaimana dikutip oleh T. Hani Handoko (1995) mengemukakan bahwa: “Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber daya-sumber daya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan”.

Menurut Mary Parker, manajemen adalah seni untuk melaksanakan suatu pekerjaan melalui orang-orang (the art of getting thing done through people). Sedangkan menurut Sondan P Siagian dalam Arikunto, mendefinisikan manajemen adalah keseluruhan proses kerjasama antara dua orang atau lebih yang didasarkan atas rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan yang ditentukan sebelumnya.
Pada intinya pengertian manajemen adalah kerjasama, dan kerjasama itu sendiri melibatkan banyak orang dengan harapan dapat mencapai sebuah tujuan yang telah ditentukan. Dari pengertian tersebut ada tiga hal yang merupakan unsur penting dari manajemen, yaitu: (1) Usaha kerjasama, (2) Dilakukan oleh dua orang atau lebih, (3) Untuk mencapai sebuah tujuan yang telah ditetapkan. Ketiga hal ini menunjukkan bahwa manajemen terjadi dalam sebuah organisasi, dan tidak pada perkerjaan yang dikerjakan sendiri atau bersifat individual.

Lebih lanjut Arikuto menyatakan, jika manajemen disandingkan dengan kata pendidikan maka akan memiliki makna adanya suatu kegiatan atau rangkaian kegiatan yang berupa proses pengelolaan usaha kerjasama sekelompok orang yang tergabung dalam sebuah organisasi pendidikan yang telah ditetapkan sebelumnya agar efektif dan efisien.
Dari beberapa pengertian tentang manajemen diatas, maka peneliti lebih mengunggulkan pendapat yang disampaikan oleh Muljani dalam Arikunto, yang memberikan pemahaman bahwa manajemen adalah sebuah kegiatan mengelola mengatur, mengkondisikan sekelompok orang untuk melakukan beberapa kegiatan yang telah direncanakan bersama untuk mencapai sebuah tujuan yang telah dicita-citakan bersama dengan cara yang efektif dan efisien. Pendapat ini dapat mewakili beberapa pendapat para pakar sebelumnya yang banyak memperbincangkan tentang konsep dari manajemen dan manajemen pendidikan.
Lebih lanjut Muhaimin berpendapat manajemen pada dasarnya merupakan suatu proses penggunaan sumber daya secara efektif untuk mencapai sasaran atau tujuan tertentu. Sedangkan manajemen pendidikan adalah manajemen yang diterapkan dalam pengembangan pendidikan. Dalam arti, ia merupakan seni atau ilmu mengelola sumber daya pendidikan yang berupa 5M I (Men, Money, Machine, Market, Method dan Information) untuk mencapai tujuan pendidikan secara efektif dan efisien.

Hal ini ditegaskan oleh Oemar Hamalik, bahwa terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan dalam aspek manajemen, diantaranya:
  1. Manajemen merupakan suatu proses sosial yang merupakan proses kerjasama antar dua orang atau lebih secara formal.
  2. Manajemen dilaksanakan dengan bantuan sumber-sumber, yakni: sumber manusia, sumber material, sumber biaya dan sumber informasi.
  3. Manajemen dilaksanakan dengan metode kerja tertentu yang efisien dan efektif, dari segi tenaga, dana, waktu dan sebagainya.
  4. Manajemen mengacu kepada capaian tujuan tertentu, yang telah ditentukan sebelumnya.
Secara khusus dalam konteks pendidikan, Djam’an Satori (1980) memberikan pengertian manajemen pendidikan dengan menggunakan istilah administrasi pendidikan yang diartikan sebagai “keseluruhan proses kerjasama dengan memanfaatkan semua sumber personil dan materil yang tersedia dan sesuai untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien”. Sementara itu, Hadari Nawawi (1992) mengemukakan bahwa “administrasi pendidikan sebagai rangkaian kegiatan atau keseluruhan proses pengendalian usaha kerjasama sejumlah orang untuk mencapai tujuan pendidikan secara sistematis yang diselenggarakan di lingkungan tertentu terutama berupa lembaga pendidikan formal”.
Meski ditemukan pengertian manajemen atau administrasi yang beragam, baik yang bersifat umum maupun khusus tentang kependidikan, namun secara esensial dapat ditarik benang merah tentang pengertian manajemen pendidikan, bahwa : (1) manajemen pendidikan merupakan suatu kegiatan; (2) manajemen pendidikan memanfaatkan berbagai sumber daya; dan (3) manajemen pendidikan berupaya untuk mencapai tujuan tertentu.

Pustaka.
Muhaimin, et.al, Manajemen Pendidikan; Aplikasi dalam Menyusun Rencana Pengembangan Sekolah/Madrasah, (Jakarta: Kencana 2009)
Suharsimi Arikunto dan Lia Yuliana, Manajemen Pendidikan (Yogjakarta: Aditya Media, 2008),
James. A. F. Stoner dan R. Edward Freeman, Manajemen (New Jersey: Prentice Hall), Terjemahan Indonesia oleh Wilhelmus W. Bakowatun dan Benyamin Molan, Manajemen (Jakarta: Intermedia, 1994),
Husaini Usman, Manajemen: Teori, Praktek, dan Riset Pendidikan (Jakarta: Bumi Aksara, 2006),
 
Facebook Twitter Google+

1 komentar:

Broker Terbaik – Dapatkan Banyak Kelebihan Trading Bersama FBS,bergabung sekarang juga dengan kami
trading forex fbsindonesia.co.id
-----------------
Kelebihan Broker Forex FBS
1. FBS MEMBERIKAN BONUS DEPOSIT HINGGA 100% SETIAP DEPOSIT ANDA
2. SPREAD DIMULAI DARI 0 Dan
3. DEPOSIT DAN PENARIKAN DANA MELALUI BANK LOKAL Indonesia dan banyak lagi yang lainya

Buka akun anda di fbsindonesia.co.id
-----------------
Jika membutuhkan bantuan hubungi kami melalui :
Tlp : 085364558922
BBM : D04A8185

Boleh bebas asal jangan terlalu

Back To Top