Jumat, 29 Mei 2015

Definisi dan Pengertian Konsepsi Pendidikan

Menjelaskan definisi konsepsi pendidikan. Kata konsep artinya ide, rancangan atau pengertian yang diabstrakan dari peristiwa kongkrit (Kamus Besar Bahasa Indonesia , 2002 : 589), sedangkan pendidikan artinya proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan, proses, cara perbuatan mendidik (Kamus Besar Bahasa Indonesia , 2002 : 263).
 
Konsepsi pendidikan adalah suatu rancangan atau ide yang harus diwujudkan atau diterapkan, berkaitan dengan konsepsi pendidikan berarti penerapan pendidikan dalam usaha mendewasakan umat manusia dengan berbagai upaya baik dengan pelatihan-pelatihan tentang sikap maupun studi aplikatif tentang moral.
Pengertian pendidikan beraneka ragam, seperti dikemukakan oleh para ahli, antara lain : Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (2002:263) sebagaimana dijelasakan di atas. Dalam Undang-Undang Republik Indonesia No. 2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional Bab I Pasal 1 Ayat 1 dikemukakan Pendidikan adalah usaha sadar dalam usaha menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan/atau latihan bagi peranannya di masa yang akan datang. Ahmad D. Marimba (1980: 19) dalam bukunya filsafat pendidikan Islam, mengajukan definisi yaitu pendidikan adalah bimbingan atau pimpinan secara sadar oleh sipendidik terhadap perkembangan jasmani dan rohani siterdidik menuju terbentuknya kepribadian yang utama. Jamil Shaliba dari Lembaga Bahasa Arab Damaskus mengemukakan bahwa pendidikan (Arab, al-tarbiyah, Perancis, education, Inggris, education, culture, Latin, educatio ) ialah pengembangan fungsi-fungsi psikhis melaui latihan sehingga mencapai kesempurnaan sedikit demi sedikit. Pada pendapat M,J, Langeveld, pendidikan atau pedagogi adalah kegiatan membimbing anak manusia menuju pada kedewasaan dan kemandirian. Kingsley Price mengemukakan : Education is the proces by which the nonphysical of a culture are preserued in the rearing of the young or in the intruction of adults (Pendidikan ialah proses di mana kekayaan budaya non-fisik dipelihara atau dikembangkan dalam mengasuh anak-anak atau mengajar orang-orang dewasa).
Beberapa pengertian di atas penulis dapat menyimpulkan bahwa pendidikan adalah suatu bimbingan secara sadar dari pendidik kepada anak didik dalam menyampaikan informasi pengetahuan dengan memperhatikan perubahan sikap (akhlak) anak didik menuju kepada kedewasaan dan kemandirian.

Sebagai langkah awal untuk mengerti suatu konsep, definisi kiranya dapat digunakan. Namun, untuk dapat mengerti konsep sebagai mana mestinya, definisi tidak selalu representatif. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan bahasa dan kemampuan intelektual untuk merumuskan definisi, di samping subjektivitas si perumus itu sendiri.
 
Di dalam masyarakat Islam sekurang-kurangnya terdapat tiga istilah yang digunakan untuk menandai konsep pendidikan yaitu : tarbiyah, ta’lim, dan ta’dib. Penggunaan istilah tarbiyah untuk menandai konsep pendidikan Islam, meskipun telah berlaku umum, ternyata masih nerupakan masalah khilafiah (kontroversial). Di antara ulama pendidikan muslim kontemporer ada yang cenderung menggunakan istilah ta’lim atau ta’dib sebagai gantinya.
Penulis mencoba menganalisa dari kalimat tarbiyah, kalau boleh berargumentasi kalimat tersebut berarti :
  1. memelihara fitrah anak,
  2. menumbuhkan seluruh bakat dan kesiapannya,
  3. mengarahkan fitrah dan seluruh bakatnya agar menjadi baik dan sempurna, serta bertahap dalam prosesnya.
Dari tiga pengertian di atas dapat ditarik kesimpulan begitu luasnya maknna tarbiyah antara lain :
  1. pendidikan adalah proses yang mempunyai tujuan, sasaran, dan target.
  2. pendidik yang sebenarnya adalah Allah swt., karena Dialah yang menciptakan fitrah dan bakat bagi manusia; Dialah yang membuat dan memberlakukan hukum-hukum perkembangan serta bagaimana fitrah dan bakat-bakat itu berinteraksi; Dialah pula yang menggariskan syari’at untuk mewujudkan kesempurnaan, kebaikan, dan kebahagiaan.
  3. pendidikan menghendaki penyusunan langkah-langkah sistematis yang harus dilalui secara bertahap oleh berbagai kegiatan pendidikan dan pengajaran.
Facebook Twitter Google+

Boleh bebas asal jangan terlalu

Back To Top