Rabu, 27 Mei 2015

Definisi atau Pengertian Daya Ingat (Konsep Pendidikan)

Definisi dari daya ingat yang sebenarnya yaitu : Merupakan kemampuan mengingat kembali pengalaman yang telah berlalu atau terlewati.
Pengalaman-pengalaman tersebut biasanya menyangkut pada peristiwa yang mempunyai arti sendiri dalam menjalani kehidupan. Bila kekuatan daya ingat tinggi, maka akan mempermudah langkah dalam mengambil suatu tindakan yang objektif, sehingga bisa dikatakan bahwa pemikirannya sangat cemerlang. Tetapi lain halnya bila kekuatan daya ingat Anda melemah, maka tidak menutup kemungkinan Anda akan melakukan tindakan-tindakan yang dapat merugikan kehidupan.
 
Dalam buku Menjadi Pendidik Profesional Team Trainer K-100 (2002 : 98) menjelaskan ingatan adalah kemampuan rohaniah untuk mencamkan, menyimpan dan mereproduksi kesan-kesan. Dengan demikian ada 3 aspek dalam berfungsinya ingatan, yaitu : 1) mencamkan, 2) menyimpan dan mereproduksi.
Menurut Woodwort (Team Trainer K-100, 2002 : 98) Mencamkan adalah aktivitas dalam belajar (learning) dimana subyek menerima kesan-kesan yang kemudian disertai kegiatan lain yaitu penyimpanan, dimana subyek menyimpan hal-hal yang telah dipelajari (retention) dan kemudian diikuti dengan kegiatan mereproduksi atau menimbulkan kembali kesan-kesan yang pernah dimiliki (remembering).
Sesuai dengan kemampuan masing-masing individu dalam menerima pesan ada orang yang menyimpan kesan dengan setia atau dapat menahan dalam waktu lama dan ada orang yang hanya sebentar. Demikian juga dalam mereproduksi kesan, ada orang yang dapat melakukan dengan mudah dan cepat, dan ada yang sulit dan lambat, Dakir (1986:65).
Dalam membahas masalah ingatan, rasanya perlu juga dibahas masalah lupa, yang di antara keduanya mempunyai hubungan yangb terbalik artinya makin banyak yang kita ingat, maka makin sedikit yang kita lupakan dan sebaliknya.
Menurut Dakir (2003:54) kelupaan dapat terjadi karena bermacam-macam sebab di antaranya :
  1. Karena sakit keras, sehingga otak kita terganggu.
  2. Karena kesan yang diterima telah berlangsung pada waktu yang lama.
  3. Karena pesan yang diterima tidak menarik perhatian lagi, sehingga ingatan menjadi tidak lagi setia.
  4. Karena masuknya tanggapan baru, sehingga tanggapan yang lama terdesak (inhibisi retro aktif).
  5. Karena situasi tertentu.
Dalam buku Psikologi Belajar karangan Muhibin syah (1999:67) istilah ingatan disebut juga memori yang artinya proses mental yang meliputi pengkodean, penyimpanan, dan pemanggilan kembali informasi dan pengetahuan yang semuanya terpusat dalam otak. Sedangkan menurut Best (Muhibin Syah, 1999:68)
setiap informasi yang kita terima sebelum masuk dan diproses oleh subsistem akal pendek (short term memory) terlebih dahulu disimpan sesaat atau tepatnya lewat (karena hanya dalam waktu sepersekian detik) dalam tempat penyimpanan sementara yang disebut sensori memori alias sensori register yakni subsistem penyimpanan pada saraf indra penerima informasi. Dalam dunia kedokteran subsistem ini lazin disebut saraf sensori yang berfungsi mengirimkan impuls-impuls ke otak..

Berdasarkan uraian ringkas di atas amat sulit diragukan bahwa dalam otak itulah sistem memori manusia tersimpan. Selanjutnya, dengan sistem memori yang dimiliknya manusia dapat belajar dengan cara menyerap, mengolah, menyimpan dan mereproduksi pengetahuan dan keterampilan untuk mempertahankan dan mengembangkan kehidupannya di muka bumi ini.

Cara Meningkatkan Daya Ingat
Menurut Barlow, Reber dan Anderson (Muhibin Syah, 1999:156) cara meningkatkan daya ingat antara lain sebagai berikut : Overlearning, Ekstra study time, Mnemonic devic..
1). Overlearning
Overlearning (belajar lebih) upaya belajar yang melebihi batas penguasaan dasar atas materi pelajaran tertentu. Overlearning terjadi apabila respon atau reaksi tertentu muncul setelah siswa melakukan pembelajaran atas respon tersebut dengan cara diluar kebiasaan. Contoh yang dapat dipakai untuk overlearning antara lain kegiatan berdoa yang dilaksanakan setiap hari memungkinkan ingatan siswa terhadap doa lebih kuat.

2). Ekstra study time
Ekstra study time (tambahan waktu belajar) ialah upaya penambahan alokasi waktu belajar atau penambahan prekuensi aktivitas belajar. Penambahan alokasi waktu belajar, materi tertentu berarti siswa menambah jam belajar, misalnya dari satu jam menjadi satu setengah jam. Penambahan prekuensi belajar berarti siswa meningkatkan kekerapan belajar materi tertentu, misalnya dari sekali sehari menjadi 2 kali sehari.

3). Mnemonic device
Mnemonic device (muslihat memori) yang sering juga hanya disebut Mnemonic device itu berarti kiat khusus yang dijadikan “alat pengait” mental untuk memasukan item-item informasi kedalam sistem akal siswa. Muslihat Mnemonic ini banyak ragamnya, tetapi yang paling menonjol seperti : Rima (rhyme), Singkatan, Sistem kata pasak (peg word sstem), Metode losai (Method of Loci), dan Sistem kata kunci (key word system).
  1. Rima (rhyme), Sajak yang dibuat sedemikian rupa yang isinya terdiri atas kata dan istilah yang harus diingat siswa. Sajak ini akan lebih baik pengaruhnya apabila diberi not-not sehingga dapat dinyanyikan. Nyanyian anak TK yang berisi pesan-pesan moral dapat diambil sebagai contoh penyusunan rima mnemonic.
  2. Singkatan, Singkatan yakni terdiri atas huruf-huruf awal nama atau istilah yang harus diingat siswa. Contoh : jika seorang siswa hendak mempermudah mengingat nama Nabi Adam, Nabi Nuh, Nabi Ibrahim dan Nabi Musa, dapat menyingkatnya dengan ANIM.
  3. Sistem kata pasak (peg word system), Yakni sejenis teknik mnemonik yang menggunakan komponen-komponen yang sebelumnya telah dikuasai sebagai pasak (paku) pengait memori baru. Kata komponen ini dibentuk berpasangan seperti merah-saga, panas-api, dingin-es dan lain sebagainya.
  4. Metode losai (Method of Loci), Yaitu kiat mnemonik yang menggunakan tempat-tempat khusus dan terkenal sebagai sarana penempatan kata dan istilah tertentu yang harus diingat siswa. Contoh nama ibukota Amerika Serikat untuk mengingat nama presiden pertama Negara itu (George Washington).
  5. Sistem kata kunci (key word system). Kiat mnemonik yang satu ini relatif tergolong baru dibanding dengan kiat-kiat mnemorik lainnya. Contoh :
Kata Inggris
Kata Kunci
Arti
Astute
Astuti
Cerdik/lihai
Butterfly
Baterai
Kupu-kupu
Chaos
Kaos
Kekacaauan
Dan lain sebagainya.


Facebook Twitter Google+

Boleh bebas asal jangan terlalu

Back To Top