Senin, 27 April 2015

Pengertian Motif Ekonomi (Konsep Pendidikan)

Motif banyak dipengaruhi oleh aspek manusia yang menjadi pusat perhatian karena determinan perilaku bisa berasal dari dalam manusia, baik yang bersifat biologis maupun yang bersifat psikilogis serta dari lingkungan.
Motif merupakan : “Istilah yang menunjukkan kepada seluruh proses orang yang punya motif . Gerakan termasuk situasi yang memberikan dorongan dalam diri individu, tingkah laku yang ditimbulkan oleh situasi tersebut dan tujuan atau akhir pada gerakan atau perbuatan”.
Motif mengandung tiga komponen pokok yaitu: 
  1. Menggerakkkan, berarti menimbulkan kekuatan pada individu manapun untuk bertindak dengan cara tertentu.
  2. Mengarahkan atau menyalurkan tingkah laku individu terhadap sesuatu.
  3. Menopang tingkah laku motif  berkaitan sangat erat dengan kemampuan orang mengatakan ada kemampuan yang terkandung didalam pribadi individu. 
Sejalan dengan apa yang telah diuraikan di atas, Motif dapat didefinisikan sebagai kekuatan yang kompleks, dorongan-dorongan, kebutuhan-kebutuhan, pernyataan ketegangan, atau mekanisme lainya yang memulai dan menjaga kegiatan yang diinginkan kearah pencapaian tujuan personal. Motif  sering disebut  sebagai penggerak perilaku yaitu adanya daya-daya dalam diri seseorang untuk bergerak, sebagai penentu perilaku dengan kata lain motif  adalah suatu konstruk teoritis terjadinya perilaku. konstruk teoritis meliputi aspek-aspek pengaturan penggerak serta tujuan dari perilaku. 
Motif adalah “suatu konsrtuksi yang mengaktifkan dan mengarahkan perilaku dengan cara memberi dorongan atau daya pada organisme untuk melakukan suatu aktivitas”.  Motif  “sebagai suatu proses  yang menyebabkan timbulnya aktivitas pada organisme sehingga terjadi suatu perilaku”. 
Dari beberapa pengertian dapat disimpulkan bahwa motif  banyak dipengaruhi oleh aspek manusia yang menjadi pusat perhatian, karena determinan perilaku bisa berasal dari dalam diri manusia, baik yang bersifat biologis maupun yang bersifat psikologis atau bersifat mental misalnya cita-cita dan rasa tanggung jawab. Motif disebut sebagai penggerak perilaku, mengarahkan perilaku dan menjaga perilaku individu agar terdorong untuk bertindak melakukan sesuatu sehingga mencapai hasil atau tujuan tertentu.
Selanjutnya dalam dinyatakan bahwa motif ekonomi ialah setiap keinginan yang mampu mendorong manusia melakukan tindakan ekonomi. Motif ekonomi semata-mata memenuhi nafkah (kemakmuran) tetapi juga keinginan memenuhi kebutuhan-kebutuhan lain yang non ekonomi.
Selanjutnya menyatakan motif ekonomi adalah alasan ataupun tujuan seseorang sehingga seseorang itu melakukan tindakan ekonomi. Motif ekonomi terbagi dalam dua aspek:
  • Motif Intrinsik, disebut sebagai suatu keinginan untuk melakukan tidakan ekonomi atas kemauan sendiri.
  • Motif ekstrinsik, disebut sebagai suatu keinginan untuk melakukan tidakan ekonomi atas dorongan orang lain.
Motif ekonomi adalah keinginan atau alasan yang mendorong manusia untuk melakukan tindakan ekonomi atau kegiatan ekonomi baik dari dalam diri manusia maupun dari luar/lingkungan. Adapun motif ekonomi dibagi menjadi dua, yaitu:
1) Motif intrinsik adalah keinginan untuk memperoleh barang dan jasa yang diinginkan sesuai kesadaran sendiri. Contoh: Jerry belajar sungguh-sungguh karena ingin pandai, Pak Eri bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri.
2) Motif ekstrinsik adalah keinginan seseorang untuk memperoleh barang dan jasa yang diingikan karena pengaruh dari luar/orang lain. Contoh: Pak Joni bekerja kerasa agar anaknya bisa sekolah tinggi, Eris belajar dengan rajin karena ingin mendapat hadiah dari orang tuanya jika nilainya bagus.
Macam-macam motif ekonomi dalam kehidupan sehari-hari:
  1. Motif ekonomi untuk memperoleh laba atau keuntungan à dorongan yang muncul untuk memperoleh keuntungan dan mendorong semangat untuk menggali ide yang bersifat penemuan baru (inovasi).
  2. Motif ekonomi untuk memenuhi kebutuhan sendiri adalah keinginan yang dimiliki oleh setiap individu untuk memenuhi kebutuhan hidunya.
  3. Motif ekonomi untuk memperoleh penghargaan adalah keinginan seseorang selain mendapat keuntungan, juga inginan dihargai dan dihormati oleh orang lain.
  4. Motif ekonomi untukmemperoleh kekuasaan adalah keinginan seseorang untk memperoleh kekuasaan dalam masyarakat khususnya dalam bidang ekonomi.
  5. Motif ekonomi untukuntuk sosial adalah keinginan seseorang untuk memperoleh pendapatan, kemudian sebagian pendapatannya digunakan untuk menolong sesama dengan tulus iklas . 
Pustaka.
Purwanto, Ngalim. 2009. Psikologi Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya
Djaali, 2007. Psikologi Pendidikan, Jakarta: PT Bumi Aksara
Sarwono. 2004. Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Yogyakarta. :Graha Ilmu
Purwanto, Ngalim. 2009. Psikologi Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya
Facebook Twitter Google+

1 komentar:

Tiket Pesawat Murah Online, dapatkan segera di SELL TIKET Klik disini:
selltiket.com
Booking di SELLTIKET.COM aja!!!
CEPAT,….TEPAT,….DAN HARGA TERJANGKAU!!!

Ingin usaha menjadi agen tiket pesawat??
Yang memiliki potensi penghasilan tanpa batas.
Bergabung segera di agne.selltiket.com

INFO LEBIH LANJUT HUBUNGI :
No handphone : 085372801819
PIN : 5C0C4F38

Segera Mendaftar Sebelum Terlambat. !!!

Boleh bebas asal jangan terlalu

Back To Top