Sabtu, 18 April 2015

Macam-macam disiplin

Jika ditinjau dari segi terbentuknya, disiplin dapat dibedakan atas dua macam :
1) Disiplin yang berasal dari dalam individu itu sendiri. Disiplin bersifat instrinsik, artinya seseorang yang dengan kesadaran senang dan suka rela tunduk pada peraturan yang telah ditetapkan oleh lembaga kerja itu, dan dia disiplin karena adanya ganjaran atau motivasi dan luar atau adanya campur tangan dari pihak lain. Disiplin yang turnbuh dari individu itu sendiri, karena ia bekerja telah sesuai dengan bakat dan minatnya sehingga pekerjaan itu menyenangkan Hal ini akan tumbuh rasa tanggung jawab yang tmggi dan mau mengembangkan dirinya, mau bekerja dengan penuh semangat, jujur dan bertanggung jawab. Untuk menumbuhkan disiplin kerja yang tinggi karyawan hendaknya diberi kebebasan untuk berkreatif dan melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat demi peningkatan kinerjanya.

2) Disiplin yang datangnya dari luar dirinya. Pada disiplin ini seseorang akan dipaksa menaati peraturan-peraturan yang telah ditetapkan, karena takut akan sangsi-sangsi atau hukuman yang telah ditetapkan dalam peraturan, sehingga terwujud keputusan semu. Disiplin ini didasarkan atas adanya kekuasaan dan pembatasan-pembatasan yang diciptakan untuk mendapatkan tindakan yang diinginkan melalui undang-undang atau peraturan. Menegakkan disiplin dengan ancaman, hukuman akan menimbulkan kepatuhan semu. Karena karyawan dalam melaksanakan tugasnya patuh ternadap peraturan itu yakni adanya rasa terpaksa, takut akan sangsi, atau hukuman bila ia tidak melaksanakan tugas tersebut maka disiplin yang demikian inilah yang disebut disiplin semu. Disiplin yang demikian ini akan mematikan kreativitas dan inisiatif karyawan, karena itu menegakkan disiplin dengan ancaman atau hukuman dipandang kurang manusiawi dan tidak bersifat mendidik. Untuk itu maka dalarn mewujudkan disiplin kerja karyawan secara berdaya guna dan berhasil guna, haruslah dilakukan dengan cara-cara yang mendidik dan manusiawi, agar tidak mematikan kreativitas dan inisiatif karyawan. Suatu ancaman dan hukuman hanya diberikan bila dipandang perlu saja dan itu merupakan cara bertindak yang terakhir.

Selanjutnya George R, Terry yang dikutip oleh Sukarna menyebutkan bahvva disiplin ada dua macam yaitu  :
1. Self imposed discipline 
Adalah disiplin yang limbul dari dalam karena adanya dorongan perasaan, kehendak dan pikiran sendiri untuk mentaati atau melakukan sendiri 

2. Command discipline
Adalah disiplin yang timbul karena dan takut akan konsekwensi hukuman. Dengan demikian disiplin ada yang timbul dari dorongan diri sendiri untuk taat kepada peraturan, dan ada disiplin yang timbul karena terpaksa. Maka suatu disiplin kerja yang baik adnlah yaitu yang timbul dengan dirinya tanpa paksaan. Tepat sekali pendapat George R, Terry yang menyatakan bahwa disiplin yang timbul dari diri sendiri adalah suatu disiplin yang paling efektif. Hal ini ditimbulkan oleh usaha-usaha penggerakan administrasi secara tepat. 

Pustaka
Sukarna. 1993. Kepemimpinan dalam Administrasi II, Bandung : CV Mandar Maju.
[1] Handoko, T. Hani. (2000). Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia,. Edisi ke 2.Yogyakarta: BPFE.


Facebook Twitter Google+

Boleh bebas asal jangan terlalu

Back To Top