Jumat, 24 April 2015

Kerangka Pemikiran Kedisiplinan

Disiplin merupakan kunci keberhasilan belajar mengajar. Dengan disiplin akan tercapai pribadi yang memiliki keteraturan diri dan penguasaan diri berdasarkan aturan agama, nilai budaya dan sikap hidup yang bermakna bagi dirinya sendiri, agama dan negara. Karena itulah betapa besarnya pengaruh disiplin terhadap sukses belajar siswa di sekolah.
Fraznier yang dikutip Wasti Soemanto mengatakan beberapa indikator kedisiplinan siswa yang bisa dilihat dari indikator sebagai berikut: (1) datang ke sekolah tepat waktu, (2) berpartisipasi dalam belajar dan merespon guru, (3) menunjukkan hasil test dengan baik, (4) mengerjakan pekerjaan rumah, (5) penyempurnaan. 
Kedisiplinan harus ditegaskan dalam aspek, karena tanpa dukungan disiplin proses untuk mewujudkan suatu tujuan kan sulit. Jadi kedisiplinan merupkan kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan. Untuk menanamkan disiplin pada diri manusia tidak terlepas dari faktor-faktor yang mempengaruhinya.
Dalam melakukan pekerjaan atau tindakan, seseorang senantiasa dituntut untuk berdisiplin supaya mendapatkan hasil yang optimal. Hal ini sudah dibuktikan oleh masyarakat jepang yang terkenal dengan kedisiplinannya. Di mana jepang pada masa lalu pernah di bom oleh negara sekutu yang mengakibatkan lumpuhnya semua sektor sehingga mengalami kemiskinan, dan tertinggal oleh negara lain. Kini jepang sudah menjadi negara industri dengan teknologi yang serba modern. Hal tersebut tidak terlepas dari semangat disiplin masyarakat jepang.
Dalam kehidupan sehari-hari telah terdapat keyakinan bahwa anak memerlukan sedikit disiplin agar ia dapat bertingkah laku sesuai dengan standar norma masyarakat  dan agar ia dapat diterima dalam lingkungan masyarakat. Dengan disiplin anak dapat belajar bertingkah laku sesuai tuntutan masyarakat dan dapat diterima di lingkkungannya. Disiplin bermanfaat bagi anak-anak utnuk perkembangan karena dengan disiplin beberpa kebutuhan akan terpenuhi. Seperti dikatakan oleh Dirk Meyer, Gutkin dan Redh (Oteng Sutisna,) bahwa manfaat dari disiplin adalah:
  1. Disiplin memberi rasa aman dan memberitahukan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan
  2. Dengan membantu anak menghindari perasaan bersalah, rasa malu akibat perilaku yang salah, perasaan yang pasti mengakibatkan rasa tidak bahagia dan penyesuaian yang baik terhadap disiplin memungkinkan anak hidup menurut standar yang disetujui oleh lingkungan sosialnya dan dengan demikian memperoleh prsetujuan sosial.
  3. Dengan disiplin anak belajar bersikap menurut cara yang akan mendatangkan pujian yang akan ditampilkan anak sebagai tanda kasih sayang dan penerimaan hal ini esensial bagi penyesuaian yang berhasil dan berakhir dengan kebahagiaan.
  4. Disiplin yang sesuai dengan perkembangan berfungsi sebagai motivasi pendorong ego yang mendorong anak mencapai apa yang diharapkan dirinya.
Disiplin membantu anak mengembangkan hati nurani, suara dari dalam, pembimbing dan pengambilan keputusan dan pengendalian perilaku.
Facebook Twitter Google+

Boleh bebas asal jangan terlalu

Back To Top