Sabtu, 18 April 2015

Jenis dan Indikator Prestasi Belajar

Prestasi belajar siswa pada dasarnya merupakan hasil akhir yang diharapkan dapat diraih setelah adanya usaha belajar siswa. Ahmad Tafsir mengemukakan bahwa hasil belajar atau bentuk perubahan tingkah laku yang diharapkan merupakan suatu target atau capaian yang ingin diraih yang meliputi beberapa aspek penting yang diantaranya yaitu : 1) mengetahui (knowing); 2) terampil melaksanakan atau mengerjakan apa yang diketahui (doing); dan 3) melaksanakan apa yang diketahui secara kontinu dan konsekuen (being).  
Sedangkan hasil belajar atau prestasi belajar menurut Bloom sebagaimana yang dikutip oleh Ibnu Abdullah mengemukakan bahwa hasil belajar dapat diklasifikasikan ke dalam tiga ranah yang dalam hal ini yaitu ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. 

Demi mengungkap hasil belajar dalam ketiga ranah tersebut maka diperlukan patokan-patokan atau indikator sebagai penunjuk bahwa seseorang telah berhasil meraih prestasi belajar siswa pada tingkat tertentu dari ketiga ranah tersebut sebagaimana yang diungkap oleh Muhibbin Syah yang menyatakan bahwa kunci untuk memperoleh dan data mengenai hasil atau prestasi belajar siswa adalah dengan mengetahui garis-garis besar indikator yang berfungsi sebagai penunjuk adanya prestasi tertentu yang dikaitkan dengan jenis prestasi yang hendak diungkapkan atau diukur.

Pengetahuan dan pemahaman yang mendalam mengenai indikator-indikator prestasi belajar sangat diperlukan ketika seseorang akan menggunakan alat dan kiat evaluasi. Menurut Muhibbin Syah, urgensi pengetahuan dan pemahaman yang mendalam mengenai jenis-jenis prestasi belajar dan indikator-indikatornya adalah bahwa pemilihan dan pengunaan alat evaluasi akan menjadi lebih tepat, reliabel, dan valid.

Dengan mengacu kedua pendapat tersebut di atas, penilaian mengenai prestasi belajar siswa yang selama ini menggunakan hasil uji akhir nilai ujian nasional termasuk dalam penilaian ranah kognitif. Selama ini ujian nasional menjadi acuan pemerintah dan sebagian kalangan untuk menilai keberhasilan belajar siswa yang tercermin dari nilai mata pelajaran yang diujikan.

Penilian mengenai prestasi belajar siswa menurut definisi yang diuraikan terkait dengan prestasi belajar siswa yang dalam hal ini adalah taraf keberhasilan murid dalam mempelajari materi pelajaran di sekolah yang dinyatakan dalam bentuk skor yang diperoleh melalui hasil tes mengenai sejumlah materi pelajaran tertentu.  Sehingga, penilaian prestasi belajar yang digunakan dalam penelitian ini adalah hasil tes ujian nasional siswa yang tertuang dalam bentuk skor nilai ujian nasional sebagaimana yang telah ditetapkan oleh pemerintah mengenai standar nilai akhir ujian nasional yang dalam hal ini terdiri dari mata pelajaran Bahasa Inggris, Bahasa, Indonesia, Matematika, dan mata pelajaran lainnya yang di ujikan dalam ujian nasional.

Pustaka:
[1] Muhibbin Syah, Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2008), hlm. 150.
[1] Abu Muhammad Ibnu Abdullah, Prestasi Belajar.(Online), (http://spesialis- torch.com, diakses 22 Januari 2010)

Facebook Twitter Google+

Boleh bebas asal jangan terlalu

Back To Top