Sabtu, 18 April 2015

Faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar

Prestasi belajar merupakan hasil dari proes belajar yang di dalamnya terdapat sejumlah faktor yang saling mempengaruhi, faktor-faktor ini akan menunjang berhasil atau tidaknya proses belajar siswa dan mencapai hasil yang optimal serta maksimal. Oleh karena itu prestasi belajar siswa pada hakekatnyamerupakan hasil interaksi antara berbagai faktor.Selama ini IQ dijadikan barometer faktor yang mempengaruhi prestasi belajar. Padahal, terdapat faktor-faktor lain yang turut serta mempengaruhi perkembangan prestasi belajar siswa. Prestasi belajar siswa ditentukan oleh dua faktor yaitu intern dan ekstern. Faktor intern merupakan faktor-faktor yang berasal atau bersumber dari siswa itu sendiri, sedangkan faktor ekstern merupakan faktor yang berasal atau bersumber dari luar peserta didik. Faktor intern meliputi prasyarat belajar, yakni pengetahuan yang sudah dimiliki oleh siswa sebelum mengikuti pelajaran berikutnya, keterampilan belajar yang dimiliki oleh siswa yang meliputi cara-cara yang berkaitan dengan mengikuti mata pelajaran, mengerjakan tugas, membaca buku, belajar kelompok mempersiapkan ujian, menindaklanjuti hasil ujian dan mencari sumber belajar, kondisi pribadi siswa yang meliputi kesehatan, kecerdasan, sikap, cita-cita, dan hubungannya dengan orang lain. Faktor ekstern antara lain meliputi proses belajar mengajar, sarana belajar yang dimiliki, lingkungan belajar, dan kondisi sosial ekonomi keluarga. 

Secara garis besar faktor yang mempengaruhi keberhasilan belajar dapat dibagi menjadi dua, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal merupakan faktor yang berasal dari dalam diri siswa itu sendiri, yang terdiri dari faktor biologis dan psikologis.  Faktor psikologis yang mempengaruhi keberhasilan belajar meliputi segala hal yang berkaitan dengan kondisi mental seseorang, yang meliputi: intelegensia, kemauan, bakat, daya Ingat, dan daya konsentrasi. Sedangkan faktor biologis atau fisiologis adalah faktor yang bersifat bawaan atau yang bukan bawaan yang melekat pada diri individu seperti, penglihatan, bantuk tubuh, kondisi fisik, kematangan fisik, dan lain-lain.
Adapun faktor ekternal yang merupakan faktor yang berasal dari luar diri individu meliputi  :
1) Faktor Lingkungan keluarga
Faktor lingkungan keluarga ini merupakan faktor pertama dan utama dalam menentukan perkembangan pendidikan seseorang dan keberhasilan belajar seseorang. Kondisi lingkungan keluarga yang sangat menentukan keberhasilan belajar seseorang di antaranya adalah hubungan yang harmonis di antara sesama anggota keluarga, tersedianya tempat dan peralatan belajar, keadaan ekonomi yang cukup, suasana lingkungan rumah yang cukup tenang, yang paling penting adalah adanya perhatian yang besar dari orang tua terhadap perkembangan proses belajar dan akhlanya. Karena anak pertama kali mendapatkan pendidikan adalah dari keluarga, bila keluarganya adalah orang-orang yang patuh terhadap ajaran agama maka jiwa keagamaan anak akan selalu terpupuk dan terbina dengan baik. 

2) Faktor Lingkungan sekolah
Selain faktor lingkungan keluarga, lingkungan sekolah juga merupakan salah satu faktor yang menunjang keberhasilan belajar seseorang. Satu hal yang penting dan mutlak harus ada adalah fasilitas belajar yang cukup lengkap dan tata tertib demi berlangsungnya proses belajar yang kondusif. 

3) Faktor Guru
Guru merupakan salah satu perantara dalam mengembangkan kompetensi dan kepribadian siswa. oleh karena itu, guru merupakan salah satu faktor yang turut serta menjadi pendorong baik tidaknya prestasi belajar siswa. Demikian vitalnya peran guru dalam pengembangan prestasi belajar siswa maka pemerintah kemudian mengeluarkan kebijakan mengenai kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru. Demikian juga denganfaktor-faktor yang perlu juga dipertimbangkan mengingat pentingnya peran guru, yang diantaranya yaitu: pengelolaan emosi serta mampu memotivasi dirinya sendiri.

4) Faktor Lingkungan Masyarakat
Selain dua faktor di atas, faktor lingkungan masyarakat juga tidak kalah pentingnya di dalam menunjang keberhasilan belajar siswa. Jika kita perhatikan dengan seksama lingkungan masyarakat sekitar kita, ada lingkungan atau tempat tertentu yang dapat menunjang keberhasilan belajar, tetapi ada pula lingkungan yang justru akan menghambat keberhasilan belajar.
  
Pengaruh lingkungan dapat dikatakan positif bilamana lingkungan itu dapat memberikan dorongan atau dapat memberikan motivasi dan rangsangan kepada anak untuk berbuat hal-hal yang baik. Sebaliknya pengaruh lingkungan dapat dikatakan negatif apabila keadaan sekitar anak itu tidak dapat memberikan pengaruh yang baik. Sedangkan Muhibin Syah menambahkan satu faktor lagi yang menjadi penyebab naik turunnya prestasi belajar siswa, yaitu faktor pendekatan belajar (approach to learning), yang merupakan jenis upaya belajar siswa yang mencakup strategi dan metode yang digunakan siswa dalam mengikuti pembelajaran. 

Pustaka.
[1] Thursan Hakim, Belajar Secara Efektif (Jakarta: Puspaswara, 2001), hlm.28
[1] Thursan Hakim, Belajar Secara Efektif, hlm. 11
[1] Thursan Hakim, Belajar Secara Efektif, hlm. 11.
[1] Utami Munandar, Mengembangkan Bakat dan Kreativitas Anak Sekolah (Jakarta: PT. Gramedia, 2002), hlm. 18.
[1] Achsin el-Qudsy. 2008. Perilkaku Belajar Mahasiswa, hlm.2. (Online), (http://citizennews.suaramerdeka.com/index2.php?option=com_content&do_pdf=1&id=450 diakses 22 Mei 2012).

Facebook Twitter Google+

Boleh bebas asal jangan terlalu

Back To Top